Rekomendasi Hard Disk Eksternal Terbaik – Meskipun sejumlah notebook sudah dilengkapi dengan media penyimpanan internal berkapasitas besar, namun di saat tertentu kehadiran media penyimpanan eksternal kerap dibutuhkan. Media penyimpanan ini biasanya dicari oleh pekerja yang tingkat mobilitasnya tinggi.
Kebutuhan terhadap Harddisk Drive (HDD) eksternal bagi pengguna laptop semakin hari kian meningkat.
Namun, memilih hard disk eksternal terbaik dan juga yang bagus bukanlah hal yang mudah karena anda harus benar-benar memperhatikan kualitasnya agar tidak mudah rusak.
Lantas hal-hal apa saja yang harus diperhatikan ketika memilih sebuah hard disk eksternal yang bagus?
Berikut Tips Memilih Hard Disk Eksternal Terbaik Versi Comport Computers.
Daftar Isi
Tips Memilih Hard Disk Eksternal Terbaik
1. Kompatibilitas
Pastikan hard disk yang hendak dibeli kompatibel dengan Operasi Sistem yang anda gunakan. Meskipun pada dasarnya seluruh hard disk bisa diformat ulang agar dapat bekerja dengan semua jenis komputer, namun ada beberapa yang hanya kompatibel dengan Mac atau Windows saja.
Sistem operasi OS X dan Windows menggunakan file sistem yang berbeda (HFS+ dan NTFS) sehingga kebanyakan manufaktur juga membuat HDD eksternal khusus untuk kedua platform tersebut.
Walaupun OS X dapat membaca file pada hard disk berformat NTFS, namun anda tidak dapat mengedit atau menulis di dalamnya. Oleh karena itu, pastikan di sistem operasi mana hard disk tersebut akan digunakan.
2. Kapasitas
Pastikan anda mengetahui berapa besar dokumen yang nantinya akan tersimpan dalam hard disk eksternal. Jika hendak menyimpan dokumen teks, maka kapasitas megabyte (MB) atau gigabyte (GB) masih cukup memadai.
Namun jika data yang disimpan berupa gambar resolusi tinggi, musik, sampai video, maka hard disk dengan kapasitas penyimpanan terabyte (TB) layak dipertimbangkan. Ukuran kapasitas penyimpanan juga akan memengaruhi seberapa banyak data dapat tersimpan dalam hard disk.
Misalnya anda bekerja dalam pembuatan atau pegeditan file video dan grafis atau bagi anda penggemar Game, saya sarankan untuk memilih Harddisk external dengan kapasitas terbesar yang bisa anda beli.
3. Kecepatan Rotasi
Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah kecepatan rotasi dari sebuah piringan hard disk. Pasalnya, hal tersebut sangat mempengaruhi kecepatan menulis serta membaca datanya.
Sebuah hard disk yang berputar pada kecepatan 7200 RPM akan menyuguhkan performa yang jauh lebih baik ketimbang hard disk 5400 RPM.
Bahkan beberapa hard disk terbaru saat ini sudah mampu berputar pada kecepatan 10.000 RPM.
4. Kecepatan Transfer Data
Saat anda membuka data, mendengarkan lagu atau menonton video yang tersimpan dalam hard disk eksternal, maka piringan yang ada di dalamnya akan berputar.
Semakin cepat piringan itu berputar, semakin cepat pula komputer dapat menemukan file yang dicari. Umumnya hard disk yang memiliki kecepatan 7.200 RPM akan lebih cepat dibandingkan dengan hard disk yang memiliki kecepatan 5.400 RPM.
Untuk hard disk eksternal, anda hampir tidak akan melihat adanya perbedaan.
Hal yang Mempengaruhi Kecepatan Transfer Data pada Hard Disk
Berikut ini beberapa hal yang mempengaruhi Kecepatan Transfer Data pada Hard disk, diantaranya adalah:
Kecepatan Putar Drive / RPM
RPM merupakan satuan menghitung kecepatan dari sebuah hard disk dalam memproses data. RPM biasa disebut juga dengan Rotary Per Minute atau Kecepatan Putar Motor memutar piringan HDD dalam 1 menit, semakin besar RPM semakin cepat data akan dihantar atau diproses.
Misalnya suatu saat anda akan membeli hard disk baru untuk eksternal Drive ataupun juga ekstensi Hard Drive pada PC. Perbedaan kecepatan putaran HDD sangat mempengaruhi hasil yang didapat.
HDD memiliki kecepatan yang berbeda-beda. Angka yang paling populer adalah 5400 RPM¹ dan 7200 RPM². Dari angka diatas berarti HDD kita memiliki kecepatan [5400 putaran dalam 1 menit]¹ dan [7200 putaran dalam 1 menit]².
Jika dibandingkan 2 Hard Disk, 5400 RPM dengan 7200 RPM, Hard Disk 7200 RPM lebih cepat mengakses banyak data dibanding dengan Hard Disk 5400 RPM.
Mengapa RPM berpengaruh terhadap kecepatan pemrosesan data pada Hardisk? Hal ini disebabkan data pada HDD tersimpan di platter, yang kemudian dicari dengan memanfaatkan kecepatan putaran platter, jadi semakin besar RPM, maka makin cepat pula pemrosesan sebuah data.
Lalu Apa Itu Platter?
Platter merupakan komponen utama Harddisk yang digunakan sebagai tempat menyimpan Data. Platter akan dilengkapi dengan track dan sector, ini menyebabkan mengapa sebuah Harddisk kapsitasnya tidak sesuai dengan yang tertera pada spesifikasinya (pasti akan lebih sedikit), karena trac dan sector akan menyimpan ID pengenal untuk Format Hardisk.
Kerapatan Penyimpanan Data / Data Density
Pengertian density bisa diartikan sebagai kerapatan dalam menyimpan data, sehingga semakin tinggi density yang dimiliki oleh sebuah Harddisk, maka daya tampung yang dimilikinya juga semakin tinggi. (>daya tampung/kapasitas=>Density).
Contoh: Anda membeli 2 buah HDD, satunya 7200 RPM sebesar 1/2 TB (500GB), yang kedua juga 7200 RPM tetapi isinya 1 TB, Kalau anda punya budget lebih, tidak salah memilih yang 1 TB, Hal ini dikarenakan nilai density atau kerapatan HDD 1 TB lebih tinggi dibandingkan dengan 1/2 TB (500GB), sehingga performa yang diperoleh pun berbeda walaupun RPM nya sama.
Besar Buffer atau Cache
Buffer atau memory cache hardisk berguna sebagai memory penyimpanan sementara data-data yang hilir mudik dari dan ke dalam hardisk. Fungsinya untuk memperkecil latensi transfer data akibat lambannya sistem kerja mekanik sebuah hardisk. Besar kecilnya cache memiliki pengaruh yg berbeda-beda untuk tiap jenis data yg di proses.
Semakin besar ukuran buffer, semakin banyak data yang bisa disimpan dan semakin cepat pengantaran datanya. Namun semakin besar ukuran buffer yang dikemaskan sebuah harddisk portable, akan semakin mahal pula harga harddisk portable tersebut.
Socket/Port UBS 3.0 vs 2.0
Ini buat golongan HDD External, USB 3.0 bisa lebih cepat dari pada 2.0 kalau socket/port ke komputernya juga mendukung (HDD usb 3.0 dicolok ke komputer yang usb 2.0 tidak bakalan lebih cepat dari HDD yang usb 2.0).
5. Konektivitas
Saat ini kebanyakan hard disk menggunakan port USB untuk tersambung ke komputer, yang terdiri dari USB 3.0 dan USB 2.0. USB 3.0 mampu menghadirkan kecepatan 5 Gbps yang jauh lebih cepat ketimbang USB 2.0 sebesar 480 Mbps.
Menariknya, USB 3.0 juga tetap dapat digunakan pada komputer yang hanya memiliki port USB 2.0. Terdapat juga hard disk yang menggunakan koneksi lewat port thunderbolt yang mampu menghadirkan kecepatan data dua kali lebih cepat dibandingkan USB 3.0.
Semua laptop dan komputer terbaru dari Apple sudah menyediakan port thunderbolt, dan beberapa laptop Windows juga sudah mulai menyediakannya.
Sayangnya, harga hard disk dengan koneksi thunderbolt ini masih sangat mahal untuk saat ini. Selain ketiga konektivitas tersebut, saat ini ada pula HDD eksternal yang dilengkapi dengan koneksi wireless.
HDD eksternal yang dilengkapi dengan koneksi tersebut dapat dioperasikan melalui perangkat mobile melalui aplikasi pendukung yang telah disediakan.
6. Pelindung Hard Disk
Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah cover penutup dari hard disk eksternal tersebut. Jika anda hanya menggunakannya di rumah atau sekadar dibawa ke sekolah atau kampus, maka cukuplah hard disk dengan pelindung biasa saja karena harganya lebih murah.
Namun jika anda merupakan seorang petualang, maka tentu saja anda harus memilih Hard Disk yang ringan dan juga memiliki pelindung yang kuat dari bahan karet atau sejenisnya agar hard disk tersebut tidak mudah rusak ketika terbentur atau terkena guncangan.
7. Ukuran Hard Disk
Salah satu alasan banyak orang membeli hard disk eksternal ialah karena ukurannya yang kecil. Jika anda membeli hard disk eksternal yang ukurannya besar, tentu akan merepotkan anda sendiri saat ingin mengaksesnya.
Terlebih lagi, hard disk eksternal dengan ukuran besar biasanya membutuhkan daya listrik tersendiri saat ingin menghidupkannya. Ukuran hard disk eksternal yang direkomendasikan untuk anda beli adalah ukuran 2.5″ (inch).
8. Fitur
Beberapa fitur yang wajib ada pada sebuah hard disk di antaranya adalah backup dan juga password protection. Terdapat juga berbagai macam fitur lain yang dapat anda sesuaikan dengan kebutuhan.
Saat ini, perkembangan teknologi pada sebuah perangkat HDD eksternal sudah semakin beragam. Beberapa di antaranya telah menyematkan beragam fitur menarik seperti tombol backup, password protection, bahkan dukungan slot SD Card.
Ada pula penambahan fitur yang merupakan teknologi terbaru bernama sensor G-Shock yang memiliki kemampuan mengamankan data apabila HDD eksternal mengalami guncangan, serta tersedianya penggunaan skema RAID 0.
Selain itu, beberapa produsen storage juga turut menyertakan beberapa software pendukung yang sudah terdapat didalamnya untuk memenuhi beragam kebutuhan, mulai dari setting backup otomatis, hingga dukungan ke layanan cloud.
Berdasarkan fitur-fitur yang telah disebutkan, anda tentunya bisa memilih fitur mana yang sesuai dengan kebutuhan dan tentunya harus sesuai juga dengan budget yang dimiliki.
9. Garansi
Garansi adalah salah satu hal yang harus diperhatikan saat membeli hard disk eksternal. Kita tidak akan pernah tahu kapan hard disk eksternal kita rusak.
Dengan memiliki jangka waktu garansi yang panjang, tentunya anda tidak perlu takut saat mengalami kerusakan pada hard disk eksternal.
10. After Sales
After Sales atau tempat servis juga hal yang harus anda perhatikan selanjutnya sebelum membeli hard disk eksternal.
Membeli sebuah hard disk eksternal dari produsen yang besar, tentu anda dapat dengan mudah melakukan servis saat hard disk eksternal tersebut rusak.
11. Harga
Setelah anda bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan, kini anda juga perlu melihat dompet. Hitung kebutuhan data anda sehingga anda bisa berhemat beberapa giga dari kapasitas hardisk yang seharusnya anda beli.
Sebagai contoh, HDD WD Black 1 TB harganya dikisaran Rp 1,2 juta yang artinya pergiga berharga Rp 1.200. Sedangkan WD Black 2 TB harganya dikisaran Rp 2,2 juta yang artinya pergiga berharga Rp 1.100. Sedangkan untuk kapasitas paling tinggi, WD Black 4 TB berharga dikisaran Rp 3,8 juta yang artinya pergiga berharga Rp 925.
Jika anda membandingkannya dengan kapasitas langsung tentu akan mahal, tapi jika anda hitung tiap giga harganya lebih murah. Jika data anda lebih penting daripada uang tentu tidak masalah anda mengambil yang 4 TB.
12. Lebih Baik Hard Disk Internal atau Eksternal?
Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hard disk internal seperti laptop SSHD harus diinstal secara fisik sehingga agak merepotkan karena harus membuka casing laptop atau komputer.
Kelebihan lainnya hard disk internal menyediakan penyimpanan internal dengan kecepatan tertinggi. Sementara hard disk eksternal memberikan anda penyimpanan dengan fleksibilitas yang lebih besar dan tersedia kapan pun anda butuhkan.
Kemudahannya untuk terhubung dengan komputer melalui pilihan kabel yang tersedia memungkinkan anda mengakses data kapan pun tanpa harus direpotkan dengan masalah teknis.
Akhir Kata
Nah, sudah tahu kan hal-hal penting yang perlu anda pertimbangkan sebelum membeli hard disk eksternal terbaik? Dengan 12 tips di atas, anda pun bisa mendapatkan hard disk eksternal terbaik yang sesuai dengan kebutuhan dan tahan lama. Yang pasti, semua data milik anda pun bisa disimpan dengan aman dan rapi.
1 Comment